Jumat, 18 April 2014

BANGUN SEMANGAT BARU, PIKOM IMM PERTANIAN UNISMUH GELAR PELANTIKAN



Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Pikom IMM) Fakultas Pertanian Unversitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar pelantikan pengurus  di Auditorium Al Amien (17/04/2014).
Hadir dalam acara pelantikan ini beberapa pimpinan Fakultas Pertanian diantaranya wakil dekan III, Burhanuddin, SP, MP, wakil dekan IV, Ir. Nurdin Mappa MM, ketua jurusan Prodi agribisnis Amruddin, MP serta Dahlan Lama Bawa, direktur PMB Unismuh dan sejumlah dosen fakultas pertanian.

Jumat, 14 Maret 2014

Sambut Milad, IMM Gelar Nostalgia Gerakan



Zainuddin Sialla
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  menggelar bebagai rangkaian kegiatan menyambut milad 50 tahun organisasi kemahasiswaan Muhammadiyah itu.

Berpusat di Auditorium Al Amin Unismuh Makassar,  IMM menggelar seminar refleksi 6 penegasan, worshsop dan temu alumni yang dilaksanakan pada malam harinya sampai pada pergantian tanggal sebagai bentuk sambutan untuk usia 50 tahun (13/3/2014).

Hadir sebagai pemateri dalam seminar adalah salah seorang pendiri IMM yakni Zainuddin Sialla sebagai salah satu tokoh  pendiri organisasi kemahasiswaan ini.

Minggu, 09 Maret 2014

PC IMM kota Makassar adakan Launching sekolah trilogi

PC. IMM kota Makassar mengadakan launcing sekolah trilogi (sekolah paradigma,sekolah politik, dan laboratorium Dai) dirangkaikan seminar kebudayaan.kegiatan yg mengangkat tema "refleksi setengah abad ; realisasi trikompetensi dasar dalam gerakan" diadakan diaula kampus AKKES muhammadiyah makakassar,jl.ratulangi) (08/03/2014)
 Kegiatan ini merupakan rangkaikan dari peringatan milad setengah abad IMM yg akan jatuh pada tanggal 14 maret 2014. Kegiatan ini Dihadiri oleh kapolrestabes makassar yg diwakili oleh Abdul rasyid taha,pimpinan akkes muhammadiyah makassar,walikota makassar di wakili kamaruddin kepala bagian kesra,PDM kota makassar,ketua DPD IMM sul - sel ,PC IMM kota makassar,dan sekitar 100 - kader IMM dari berbagai kampus se - kota makassar. sekolah trilogi Bersinergi dgn kegiatan kepolisian,untuk membangun masyarakat yg aman dan damai ungkap perwakilan kapolrestabes Makassar. Selain itu bapak kamaruddin sbagai perwakilan walikota mengatakan perlunya "semua elemen masyarakat berpartisipasi dalam pemilihan legislatif dan presiden". 
 "Launcing Sekolah trilogi ini adalah bagian dari perkembangan gagasan IMM untuk membangun pola kaderisasi yg lbih spesifik sejalan dgn klasifikasi kader muhammadiyah. yaitu kader umat,kader perserikatan dan kader bangsa ungkap rizal pauzi (ketua bidang politik dan hukum PC. IMM kota Makassar). #PC. IMM kota Makassar

Rabu, 19 Februari 2014

DARI UNHAS UNTUK DEMOKRASI INDONESIA

DARI UNHAS UNTUK DEMOKRASI INDONESIA
(Catatan dari Pemilihan Rektor Unhas)
Oleh rizal pauzi
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Korkom UNHAS

Tatanan demokrasi secara sangat gamblang diatur dalam konstitusi Republik Indonesia. Pasal 1 ayat 2 UUD 1945, menegaskan bahwa kedaulatan ada ditangan rakyat. Proses pergantian pimpinan nasional diadakan lima tahun sekali. Tahun 2014 adalah momentum suksesi kepemimpinan politik, yakni Pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden. Inilah yang melatar belakangi sehingga banyak orang menyebut tahun 2014 sebagai tahun plitik.
Demikian pula halnya dengan kampus terbesar di Indonesia Timur, Universitas Hasanuddin, mengawali tahun 2014 dengan memilih nakhoda baru. Bertempat di Baruga A.P. Pettarani, 27 Januari 2014 diadakanlah Pemilihan Rektor. Setelah sebelumnya, diadakan penjaringan sampai lolos 3 kandidat dengan suara tertinggi. Pemilihan ini dimenangkan oleh Prof. Dr. Dwia Aries Tina. Adapun rincian suaranya, Dr. Wardihan Sinrang 128 suara, Prof Dr. Dwia Aries Tina 241 suara dan Prof Dr. Irawan Yusuf 71 suara dan tidak sah 2 suara.
Dengan terpilihnya Prof. Dwia Aries Tina sebagai Rektor Universitas Hanasanuddin, beliau menjadi Rektor perempuan pertama dikampus UNHAS. Ini membuktikan bahwa masyarakat kampus Universitas Hasanuddin tidak lagi mempersoalkan perbedaan gender dalam suksesi kepemimpinan. Demikian pula halnya dari aspek latar belakang, Prof Dwia tidak bersuku Bugis-Makassar dan menyelesaikan jenjang pendidikan Strata 1 di Universitas Airlangga (Unair), sehingga tidak memiliki akar kaderisasi di lembaga kemahasiswaan Unhas. Sekali lagi, Senator Unhas membuktikan bahwa mereka telah lepas dari pengaruh pendekatan kesukuan dan fanatisme kelembagaan. ini adalah pilihan hati nurani para senator yang tak diragukan lagi kapasitasnya dalam bidang intelektual. 
Dalam pemilihan Rektor ini, ada beberapa hal yang kemudian perlu digaris bawahi. Pertama, pemilihan pimpinan tertinggi di level kampus dilaksanakan oleh anggota senat kampus yang bersangkutan. Ini sesuai dengan Pancasila sila ke-empat, ”kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”, dimana sistem pemilihannya berdasarkan perwakilan, bukan melibatkan semua civitas akedimika kampus tersebut.
Kedua, Pemilihan Rektor ini tidak membutuhkan dana kampanye yang besar, para kandidat hanya diberikan kesempatan untuk memaparkan program, silaturrahim serta sosialisasi gagasan melalui media online (misalnya via akun twitter @suaradwia). Ketiga, sosialisasi pemilihan banyak dilakukan oleh Panitia Pemilihan melalui spanduk–spanduk disetiap sudut kampus maupun melalui media lainnya. Keempat, tidak ada isu black campaign  yang besar yang dilakukan tim pemenangan ketiga kandidat ini.
Dengan melihat fakta ini, kita dapat memberikan kesimpulan bahwa pelaksanaan pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin ini telah berjalan sebagai sebuah proses demokrasi yang sehat. Hal ini seharusnya menjadi contoh bagi Negara kita dalam menjalankan demokrasi yang akan dilaksanakan tahun ini pula. Sekaligus menandakan bahwa kampus yang merupakan simbol peradaban kaum intelektual masih mampu menjadi contoh bagi masyarakat umum.
Harapan Mahasiswa
Kedepan, selaku  mahasiswa, kami berharap Rektor baru Universitas Hasanuddin mampu menciptakan kondisi demokratis di dalam kampus sendiri khususnya terhadap lembaga kemahasiswaan. Tak bisa dipungkiri, beberapa tahun terakhir ini lembaga kemahasiswaan mengalami stagnasi gerakan. Mahasiswa dihantui oleh sanksi birokrasi kampus yang tegas berupa skorsing maupun Drop Out (DO). Sehingga mahasiswa menjadi takut terlibat dalam lembaga kemahasiswaan. Sebut saja kasus kekerasan akademik yang terjadi di Fakultas Ilmu Budaya yang menyebabkan  6 orang mahasiswa terkena skorsing, termasuk beberapa pimpinan BEM. Implikasinya adalah hampir tidak ada lagi suara – suara mahasiswa, seperti demonstrasi untuk mengritik kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat. Terakhir, perlu dipertiimbangkan kembali kehadiran lembaga kemahasiswaan tingkat universitas, sebagai wujud perhatian serius terhadap pembinaan mahasiswa.
Semoga dengan terpilihnya nahkoda baru Universitas Hasanuddin, dapat memberikan  perhatian serius terhadap  pengembangan lembaga kemahasiswaan dan pengembangan skill mahasiswa. Pimpinan kampus hendaknya bukan sekadar mengajarkan mahasiswa untuk menyelesaikan studi dengan cepat saja, tetapi juga medorong mahasiswa untuk mengembangkan wawasan intelektual, kemampuan leadership dan manajerial melalui organisasi kemahasiswaan, baik organisasi intra kampus yang meliputi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun organisasi eksta kampus, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan lain-lain. Sehingga kedepan, kampus yang telah melahirkan Ketua KPK Abraham Samad dan Ketua MK Hamdan Zoelva  dapat kembali menjadi sentrum gerakan mahasiswa. Menjadi teladan bagi kampus – kampus lain dan tetap mampu melahirkan tokoh – tokoh besar dimasa depan.
Olehnya itu peran  mahasiswa sangatlah vital dan wadah perjuangan terletak pada lembaga kemahasiswaan. Maka kampus harus mampu membina lembaga – lembaga kemahasiswaan agar mampu berperan aktif dalam membangun negeri tercinta.


Sabtu, 08 Februari 2014

PELANTIKAN DAN RAPAT KERJA PIKOM IMM AKPER MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Pimpinan komisariat IMM AKPER Muhammadiyah Makassar mengadakan pelantikan dan rapat kerja pimpinan komisariat periode 2014 - 2015 di Aula AKKES Muhammadiyah Makassar (8/2/2014).
kegiatan ini mengangkat tema "regenerasi kepemimpinan dalam mewujudkan trilogi gerakan". ada pun ketua umum terpilih yaitu abdul jalil .
kegiatan ini dihadiri oleh direktur AKPER Muhammadiyah Makassar, BPH AKKES Muhammadiyah Makassar , pmipinan cabang IMM kota Makassar dan Pikom IMM se - kota Makassar.
dalam sambutannya direktur AKPER Muhammadiyah Mengatakan "IMM adalah organisasi intra yang wajib diikuti mahasiswa dikampus AKPER Muhammadiyah Makassar, olehnya itu pimpinan kampus akan selalu siap meberikan apa saja yang  dibutuhkan IMM".(Rizal)
pimp

PELANTIKAN PIKOM IMM FKIP UNISMUH MAKASSAR

Pimpinan komisariat IMM FKIP UNISMUH Makassar mengadakan pelantikan kepengurusan baru periode 2014 - 2015  di hall rusunawa UNISMUH Makassar.(8/2/2014)
kegiatan  yang mengangkat tema "meneguhkan integritas untuk kepemimpinan IMM yang progresif" dihadiri oleh sekitar 100 orang.turut hadir dalam pelantikan ini wakil rektor IV UNISMUH Makassar, wakil dekan IV  FKIP UNISMUH Makassar, pimpinan cabang IMM kota Makassar, perwakilan lembaga se UNISMUH, dan para alumni.
ada pun ketua umum terpilih yang dilantik yaitu ahmad hunain. yang periode sebelumnya di jabat oleh A. Onny Octaviani. 
"saya berharap IMM FKIP UNISMUH mampu mengelola sumber daya manusia dengan baik dan bisa memaksimalkan pengelolaan potensi kader - kader yang ada di FKIP.selain itu diharapkan mampu mengejawantahkan trikompetensi dasar  IMM dalam berbagai program kerja"jelas wakil Dekan IV FKIP UNISMUH
ketua bidang organisasi PC IMM kota Makassar mengatakan bahwa "FKIP harus mampu menjadi melahirkan kader - kader yang progresif,dengan melakukan inovasi gerakan seperti pengaktifan badan otonom untuk mewadahi potensi kader di FKIP"(Rizal)

Sabtu, 25 Januari 2014

MUSKOM IMM AKPER MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Pimpnan komisariat IMM akper muhammadiyah  mengadakan musyawarah komisariat ke VII dengan mengangkat tema " membentuk instansi kader dan mewujudkan  kemandirian komisariat dan meningkatkan spiritual, intelektual dan kreatifitas kader". kegiatan ini diadakan di ruang IIC kampus akper muhammadiyah makassar pada tanggal 23 - 24 januari 2014.
musyawarah komisariat ini merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di level komisariat. ada pun agenda kegiatan dalam muskom ini yaitu laporan pertanggung jawaban,perumusan kebijakan satu periode kedepan, dan pemilihan nahkoda baru periode selanjutnya. 
ada pun team steering yang dimandat oleh PC IMM kota Makaassar yaitu rina,dahlan,rizal. fatmawati dan rizal pauzi.kegiatan ini dihadiri oleh 36 orang kader IMM AKPER muhammadiyah makassar. 
sampai berita ini ditulis, kegiatan ini masih berlangsung. 
"kegiatan musyawarah komisariat IMM AKPER Muhamadiyah berlangsung sesuai dengan mekanisme yang ada.selain itu diharapkan pula dengan musyawarah komisariat ini bisa melahirkan pimpinan yang lebih militan dan progresif " jelas rizal (anggota team steering). (rizal)